Khotbah: Mendengar dan melakukan

 
Pdt. Stevanus Yan Wenda, S.Th, MA, saat menyampaikan Firman di Gereja Baptis Damai Wahno Kota Raja, Jln Jeruk Nipis, Distrik Abepura, Kota Jayapura. pada Minggu (19/11/2023). Pes Yanengga.



Jayapura, Media GB Damai Wahno - Jangan jadi mendengar setia, tapi jadilah pelaku-pelaku Firman dalam kehidupan sehari-hari. Hal terpenting ialah mendengar dan melakukan.


 Orang kristen itu mendengar dan melakukan. Demikian hal itu disampaikan Pdt Stevanus Yan Wenda, saat menyampaikan firman di Jln. Jeruk Nipis, Gereja Baptis Damai Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Minggu (19/11/2023)


Dalam suasana itu Wenda mengutif  Firman dalam kitab Lukas 11:27-28 (TB) dengan Tema siapa yang berbahagia.


Ayat 27 “ Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau."


Ayat 28 “ Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."


Menurutnya, berbahagialah orang yang pernah mengandung dan menyusuimu dari sejak usia nol hingga kini. Wenda juga mengatakan, Kunci utama adalah “mendengar lalu melakukan.” katanya. 


“ Dengar  itu ringan tapi melakukan hanya  berapa persen sajah, meskipun kita banyak dengar melalui firman, namun untuk melakukan sulit,” kata Wenda saat menyampaikan Firman Tuhan. 


Selain itu Wenda juga menjelaskan bahwa, dua seorang ibu yang satunya dia mempunyai kebun baru dan tentunya ubi sangat besar-besar, sedangkan temannya mempunyai kebun lama, ya, tentunya  ubi sangat kecil-kecil, dan mereka dua setelah mangambil ubi dari kebun mereka masing-masing lalu membersihkan ubinya di satu tempat di sungai kecil," katanya.


Kemudian saat mereka membersihkan ibu yang mempunyai kebun baru melihat temannya sedang membersihkan ubi, lalu teman itu membersihkan ubi berukuran sangat kecil-kecil karena ubi tersebut dari hasil kebun lama. Sehingga mama yang mempunyai kebun baru itu sebagian ubi ia membagikan ke temannya.



Hal itu buktinya setelah mendengar mereka tidak diam, tapi mereka terapkan dalam tindakan kehidupan sehari hari. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gereja Baptis Damai Wahno Gelar Terima anggota Jemaat dibekali Seminar

Tuhan sudah mendamaikan Manusia

Dekorasi kenapa penting di setiap momen Desember