Damai diri sumber kehidupan merupakan Air madu

Pdt. Stevanus Yan Wenda, bagian depan berhadapan dengan seluruh pemuda, jemaat serta tamu yang hadir dalam ibadah perayaan natal pemuda Gereja Baptis Damai Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura Papua, pada Sabtu (9/12/2023)_ Media GB Damai Wahno/ Pes Yanengga


Jayapura, Media GB Damai Wahno Damai diri sendiri ialah sumber kehidupan yang merupakan air madu, empat poin yang perlu kita mengetahui di momen perayaan natal kelahiran Yesus yang pertama, Damai bersama Tuhan, kedua, Damai sesama manusia, ketiga Damai dengan Alam semesta, keempat Damai dalam diri sendiri,”

Demikian hal itu dikatakan saat menyampaikan khotbah oleh Pdt. Stevanus Yan Wenda, S.Th.MA di dalam Gereja Baptis Damai Wahno, dalam ibadah perayaan natal ia menghadiri seluruh pemuda serta para tamu dan ibadah perayaan natal itu berlangsung di Gereja Baptis Damai Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura Papua.

Menurutnya, di antara empat poin yang salah satu paling utama ia “ Damai dalam diri sendiri “ karena tentunya damai diri ia sumber kehidupan mampu berdampak yang merupakan air madu. Sabtu (9/12/2023)

Adapun dengan tema yang diambil dalam Ibadah ialah “Kelahiran Yesus Membawa Damai” dikutip dari “Matius 1.21” berbunyi demikian, “ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”

Damai itu ada di tenga-tenga sodara dan saya, dalam “Yohanes 14.27 berbunyi “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”

Ia, juga mengatakan harus berdiri diatas kaki sendiri lalu berdoa dan katakan, Tuhan, ampunilah saya, karena damai dengan Tuhan ia otomatis akan merasakan damai itu pada diri kita masing-masing, Roh Kudus ada dalam hati ia sumber damai kehidupan bagi setiap manusia,” katanya.


Tonton juga di cancel YouTube tentang Proses pembangunan Gedung ibadah Gereja Baptis Damai Wahno https://youtu.be/snLCth8bQPk?si=wmdyrdgYiWiQxw_c


Adapun dikatakan, kamu dan saya itu unik, karena di negara-negara luar sana tidak ada seperti sodara dan saya, jadi harus damai antara sesama, tapi sampai hari ini ada yang belum damai dengan sesama itu dipertanyakan, meskipun ia perna menyakiti hatimu kamu harus mengampuni dia,” kata Wenda.

Kelahiran Yesus ia membawa damai kepada manusia yang dulunya tinggal dalam kegelapan menjadi terang.

Ia menjelaskan kegelapan artinya dulu para orang tua tidak bisa kemana-mana tinggal di suatu tempat karena sekeliling mereka semua ada musu, sehingga mereka tidak bisa kemana-mana, jadi saat situasi itu Yesus datang mendamaikan sodara dan saya.

Baca Juga tentang kenapa setiap natal Dekorasi itu salah satu hal penting : https://gbmediadamaiwahno.blogspot.com/2023/12/dekorasi-kenapa-penting-di-setiap-momen.html

Jadi meskipun situasi para orang tua dulu begitu, tapi mereka ada impian yang namanya “Nabelan Kabelan” artinya, kulit ganti kulit, itu akan datang, jadi sebelum injil masuk pikiran itu sudah ada kepada orang tua dulu, sehingga kelahiran Yesus membawa damai namun sebelum ia lahir ada nubuatan-nubuatan dari para nabi itu sudah ada,” katanya. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gereja Baptis Damai Wahno Gelar Terima anggota Jemaat dibekali Seminar

Tuhan sudah mendamaikan Manusia

Dekorasi kenapa penting di setiap momen Desember